Categories
Tips Perawatan

Cara Mengetahui Kapan Vanbelt Beat Yang Harus Diganti

Harga vanbelt beat tidak akan menguras kantongmu jika perawatannya tepat. Rata-rata kamu harus sering cek apakah sudah terjadi perubahan bentuk atau tidak dalam vanbelt tersebut. Apalagi jika motormu matic. Rasanya menjadi pilihan andalan yang praktis dan mudah karena cukup menarik gas dan tidak perlu merubah persneling untuk memindahkan gigi. Tetapi kamu juga perlu memperhatikan semua spare part pada motor kesayanganmu ini. Terutama di bagian vanbeltnya. Perawatan yang rutin pada motor dengan mengganti vanbelt tepat waktu maka akan memperpanjang usia motormu. Vanbelt adalah bagian yang menghubungkan antara mesin dengan roda motor. Berikut cara untuk mengetahui kapan untuk mengganti Vanbelt Beat kamu.

Menjadi bagian penghubung ini adalah penting karena jika terjadi kerusakan ketika kamu mengendarai, maka akan cukup merepotkan karena harus mencari bengkel terdekat untuk menggantinya. Selain itu aktivitasmu juga jadi terhambat karena penggantian ini akan memakan waktu yang tidak sebentar. Jadi cukup jelas pentingnya untuk menjaga vanbelt tetap prima. Kamu kesulitan mengetahui kapan bagian ini harus diganti? Simak tanda-tandanya berikut ini.

1. Terjadi Keretakan Pada Vanbelt

Untuk bisa mengetahui apakah vanbeltmu masih dalam kondisi layak untuk dikendarai adalah cek apakah ada keretakan di dalamnya. Keretakan ini biasanya membentuk huruf seperti V dengan lekukan yang ada pada bagian bergerigi. Retakan ini akan jelas terlihat jadi kamu tidak akan kesulitan untuk mencarinya.

Kemudian perhatikan retakan ini apakah sudah terjadi pada hampir seluruh bagian dari vanbelt. Jika memang sudah terlihat pada seluruh bagiannya, maka kamu harus segera menggantinya. Karena jika sudah retak menyeluruh dan tidak diganti secepatnya, maka akan mudah putus dan motormu tidak bisa dikendarai seperti biasa.

2. Tarikan Motor Sudah Tidak Kencang Lagi

Cara kedua yang bisa kamu lakukan untuk mengetahui apakah vanbeltmu sudah saatnya diganti adalah dengan merasakan tarikan motor pada saat dikendarai. Jika tarikannya sudah terasa berkurang dari segi kekencangan tidak maksimal, maka akan ada efek pada akselerasi motor yang cenderung berkurang. Bisa juga disebut dengan ngempos. Pada tahap ini sangat dianjurkan untuk segera mengganti vanbeltmu karena dikhawatirkan sudah aus sejak lama.

3. Motor Sudah Dikendarai Lebih Dari 15.000 Kilometer

Sejak vanbelt pertama kali masih dalam kondisi prima, lihat kilometer yang telah kamu capai berkendara dengan motor maticmu ini. Jika sudah mencapai sekiranya 15.000 km atau lebih, kamu harus cek kembali vanbelt motor. Ini adalah ukuran ideal untuk mengganti vanbelt pada motor. Tetapi masing-masing motor memiliki ukuran kilometer yang berbeda-beda untuk dilakukan penggantian vanbelt. Dan pada umumnya dengan jarak di atas ini vanbelt sudah diklaim tidak layak pakai karena terjadi keretakan menyeluruh pada geriginya.

Apalagi jika kamu mengendarai motor untuk aktivitas sehari-hari dengan jarak yang cukup jauh. Maka penting untuk tetap cek vanbelt ketika selesai beraktivitas. Karena dikhawatirkan vanbelt akan cepat rusak karena ketidaksadaran pemiliknya yang telah mengendarai motor jarak jauh pada posisi motor yang terus menyala. Misalnya jika kamu adalah seorang kurir dari ekspedisi pengiriman, tentu kamu akan lebih sering menyalakan mesin sepanjang waktu.

Jadi rawatlah motor maticmu dengan melakukan checklist pada setiap spare part pentingnya. Mulai dari vanbelt, mesin, oli, bahan bakar dan rem motor yang juga sangat penting berada dalam kondisi prima untuk dikendarai sehari-hari. Motor yang prima akan memberikan kenyamanan dan keamanan bagimu pada saat berkendara di jalan raya. Jangan malas untuk rutin melakukannya demi keselamatan dirimu. Berikut cara untuk mengetahui kapan untuk mengganti Vanbelt Beat kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *