Categories
Produk Pilihan

Asuransi Motor dan Jenis Biaya Yang Harus Dibayar

Dewasa ini banyak orang yang bertanya-tanya untuk apa sih kita harus membayar asuransi. Bahkan sebagian orang juga menganggap kalau membayar asuransi hanya akan menghabiskan uang tanpa memberikan keuntungan. Hal itu tentu merupakan hal yang salah kaprah. Padahal, ketika kita telah terdaftar dalam perusahaan asuransi, pasti kita akan mendapatkan banyak sekali manfaat. Gunakan asuransi motor yuk dan ketahui jenis pembayarannya.

Umumnya manfaat itu akan terasa ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Meskipun pada dasarnya kita tidak menginginkan ada yang tidak diinginkan terjadi, tetapi bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati? Apalagi kita tidak mengetahui hal-hal apa saja yang mungkin terjadi di hari kemudian. Oleh karena itu, kita wajib memiliki jenis asuransi apa pun, termasuk asuransi motor.

Biaya yang Harus Dibayarkan untuk Bergabung dalam Asuransi Motor

Salah satu hal sering membuat orang-orang ragu adalah karena biayanya yang dikira besar. Padahal, biaya untuk asuransi motor tidaklah mahal jika dibandingkan dengan manfaat yang akan didapatkan. Untuk biaya asuransi yang harus dibayarkan untuk motor jumlahnya cukup kecil. Sayangnya beberapa orang malas mengeluarkan biaya tambahan karena menganggap akan menguras dompet. Padahal biaya yang perlu dibayarkan untuk asuransi kendaraan motor hanya 2,5% dari total harga motor.

Misalnya, kamu membeli sepeda motor seharga Rp 15.000.000, maka asuransi yang harus kamu bayarkan adalah Rp 375.000. Namun, biasanya kamu masih akan dikenai biaya administrasi oleh pihak leasing. Umumnya biaya administrasi adalah Rp 25.000, namun tentu antara leasing satu dengan yang lainnya berbeda. Jadi, biaya untuk asuransi kendaraan motor ini tidak pasti, pasalnya disesuaikan dengan harga beli motor tersebut. Semakin besar harga motor kita, maka kita harus menyiapkan lebih banyak biaya untuk asuransi. Namun, biayanya dijamin tidak akan menguras dompet kamu, kok.

Jenis-jenis Asuransi Motor yang Dapat Dipilih

Umumnya perusahaan asuransi memiliki dua jenis pilihan asuransi untuk kendaraan bermotor. Asuransi yang pertama disebut dengan TLO (Total Loss Only). Artinya, asuransi ini akan memberikan ganti rugi motor yang hilang total karena dicuri atau di begal.  Dengan mengikuti asuransi ini, jika sewaktu-waktu kamu kehilangan motor maka kamu akan mendapatkan biaya ganti rugi. Hal ini tentu bermanfaat bagi yang membeli motor secara kredit. Bayangkan saja jika motor kreditmu belum selesai dibayar, tetapi sudah hilang tanpa ada biaya ganti rugi sama sekali. Tentu kamu akan merasa sangat kesal, bukan?

Jenis asuransi yang kedua bernama All Risk. Artinya, asuransi ini bukan hanya memberikan asuransi ketika kendaraan hilang saja. Tetapi, mereka akan memberikan ganti rugi ketika kita mengalami musibah atau kerugian-kerugian lainnya seperti kendaraan yang lecet atau tergores. Namun, jenis asuransi ini umumnya diberikan bagi kendaraan yang harganya di atas Rp 30.000.000 seperti motor gede maupun mobil mewah.

]Untuk mendapatkan ganti rugi dari musibah yang dialami, asuransi All Risk memberikan syarat dan ketentuan tertentu. Jadi, sebelum mengajukan ganti rugi, pastikan kamu dapat memberikan informasi yang jelas dan terpercaya mengenai masalah yang dialami.

Nah, itulah cara membayar biaya asuransi motor dan sekaligus jenis-jenis asuransi motor yang umumnya ditawarkan oleh perusahaan. Jika kamu membeli motor secara kredit, biasanya kamu pasti akan diminta untuk mengikuti asuransi LSO. Bukan tanpa alasan, tentunya hal itu dimaksudkan agar pembeli kredit tidak menyesal jika di kemudian hari terjadi kejadian-kejadian yang tidak diharapkan. Meski begitu, tak ada salahnya kamu mengikuti asuransi untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *